Gaungkan Wisata Bintan ke Kancah Internasional Lewat Doktor Mengabdi dan KKN Universitas Brawijaya

Dalam rangka menggaungkan pariwisata Kabupaten Bintan ke kancah internasional, LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) Universitas Brawijaya mengadakan program Doktor Mengabdi dan Kuliah Kerja Nyata Tematik (DM KKN-T) di 3 desa sekaligus.

Ketiga desa yang dijadikan titik kegiatan yang sudah dimulai dari 11 September hingga 11 Oktober 2021 tersebut yakni Desa Pengudang, Desa Malang Rapat dan Teluk Bakau.

Salah satu peserta Tim DM KKN-T Universitas Brawijaya bernama Saiyan mengatakan program tersebut mengusung tema ‘Peningkatan Kualitas Sumber Daya dan Kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Ekonomi Daerah Menuju Desa Wisata Berkelanjutan di Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan.

Saiyan menjelaskan dalam program ini pihaknya hanya beranggotakan 8 mahasiswa dengan 1 asisten dosen dan dikepalai oleh Dr. Panji Deoranto, STP, MP. Tim DM KKN-T melakukan program utama yaitu webinar internasional potensi pariwisata Bintan berjudul ‘Economic Tourism Recovery Strategy for Indonesia Outskirt in Bintan Regency Riau Archipelago Province’ yang bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan pada (9/10).

“Tujuan besar dari webinar ini adalah untuk mempromosikan potensi wisata daerah perbatasan khususnya yang ada di Bintan di masa pandemi ini. Dengan dihadiri oleh empat narasumber sesuai di bidangnya,” tungkasnya.

Adapun narasumber yang ikut serta dalam program ini yaitu Roby Kurniawan selaku Plt. Bupati Kabupaten Bintan, Abdul Wahab selaku GGM PT. Bintan Resort Cakrawala, Sulaiman Shehdek dari Visit Indonesia Tourism Officer Singapore), dan Luchman Hakim yang merupakan Professor of Conservation and Ecotourism Universitas Brawijaya.

Saiyan menyebutkan, dalam program ini mendapat apresiasi dari Roby Kurniawan selaku Plt. Bupati Kabupaten Bintan. Karena seiring berjalan dengan Pemerintah Kabupaten Bintan yang sedang mengatur strategi pemulihan pariwisata Bintan dan rencana pembukaan koridor pariwisata untuk wisatawan mancanegara.

Ia menambahkan, untuk peningkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), pihaknya juga menggelar webinar berjudul ‘Penguatan Peran BUMDES dalam Mengelola Potensi Desa di Wilayah Perbatasan’.

“Banyak hal yang dijalankan DM KKN-T seperti beberapa program tambahan, di antaranya membantu dalam pengurusan label halal, dan P-IRT, pelatihan, pemasaran, beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk UKM,” jelasnya.

Bahkan, pihaknya juga membantu dalam peningkatan kualitas pendidikan tingkat dasar, membantu dalam peningkatan informasi di website desa, dan juga program keikutsertaan tim DM KKN-T dalam program desa, seperti senam bugar ibu-ibu PKK dan ikut serta dalam kegiatan vaksin bersama di desa.

Saiyan berharap Kedua program tersebut dapat membantu Kabupaten Bintan dalam memperkenalkan panorama alam indah yang dimiliki Kabupaten Bintan ke seluruh masyarakat baik dalam maupun luar negeri, dan juga dapat menyukseskan program DM KKN-T sesuai tema yang diusung tahun ini.

“Selain itu, dengan adanya program ini, secara tidak langsung mahasiswa dapat bersosialisasi secara langsung dengan masyarakat desa mengenai adat istiadat, kebudayaan setempat, dan tradisi yang masih kental dengan Melayu.” tandas Saiyan

Sumber : kepripedia.com

 34 total views,  3 views today

About the Author

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan

Kabupaten Bintan Merupakan destinasi Wisata kelas dunia yang mempunyai keindahan alam, keragaman hayati, keunikan wisata budaya, kearifan lokal yang terpelihara sehingga sangat menarik untuk dikunjungi, Setelah sukses menggelar beberapa event olahraga dunia, Bintan akan semakin giat untuk mengadakan event wisata lainya untuk meningkatkan kunjungan Wisatawan maupun Wisnus.

You may also like these

Translate »