Patung Buddha Tidur: Keajaiban Spiritual di Vihara Dharma Shanti, Tanjung Uban, Bintan

Bintan, Batamnews – Patung Buddha Tidur di Vihara Dharma Shanti, Tanjung Uban, Bintan telah menjadi daya tarik spiritual dan wisatawan yang ingin menyaksikan keajaiban tersebut tanpa harus pergi jauh ke Thailand. Dengan replika yang megah dari Patung Buddha Tidur di Wat Pho, Bangkok, patung ini menarik perhatian dengan ukurannya yang mencapai 15 meter dan menghadap ke arah barat.

Vihara Dharma Shanti, juga dikenal sebagai Vihara Avalokitesvara, merupakan sebuah tempat ibadah Buddha yang terkenal di Bintan. Selain Patung Buddha Tidur, vihara ini juga menawarkan arsitektur yang indah dan suasana yang tenang, menciptakan tempat yang ideal untuk meditasi dan refleksi.

Patung Buddha Tidur ini menggambarkan posisi Budda menjelang kematian saat memasuki nirwana. Postur tidurnya yang santai dan wajahnya yang tenang melambangkan kedamaian dan kebijaksanaan yang dicari oleh banyak orang. Banyak wisatawan yang mengunjungi Vihara Dharma Shanti untuk mengagumi keindahan patung ini dan merasakan ketenangan yang dihadirkannya.

Selain keindahan patungnya, Vihara Dharma Shanti juga sering menjadi tuan rumah perayaan keagamaan dan festival Buddha yang menarik wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Tempat ini menawarkan pengalaman spiritual yang unik serta kesempatan untuk menikmati budaya dan keindahan alam Pulau Bintan.

Patung “Buddha Tidur” ini berada di bagian belakang Vihara Dharma Shanti dan dirancang oleh seniman asal Banyuwangi, Dedi Purnomo. Pembangunan patung ini memakan waktu empat bulan dan diresmikan pada tanggal 19 Oktober 2019. Patung Buddha Meditasi Berbaring ini memiliki panjang 16,8 meter dan tinggi 4 meter.

Di dalam kawasan objek wisata Buddha Meditasi Berbaring di Vihara Dharma Shanti Tanjung Uban, terdapat tiga ornamen atau relief yang menggambarkan riwayat hidup Buddha. Ornamen pertama menampilkan calon Buddha dengan tangan yang menunjuk ke arah atas, menceritakan riwayat kelahiran seorang Buddha. Ornamen kedua menggambarkan Buddha sedang bermeditasi, menandakan pencapaian tingkat pencerahan. Sedangkan ornamen ketiga menggambarkan Buddha dalam posisi berbaring, menceritakan masa parinibbana atau mangkatnya Buddha.

Tiga peristiwa kehidupan Buddha ini biasanya diperingati saat Hari Raya Waisak dalam agama Buddha. Dalam Vihara Dharma Shanti, patung Buddha Meditasi Berbaring mengandung makna berdiam dalam keluhuran, sebagaimana yang tercantum dalam Karaniya Metta Sutta. Hal ini mengajarkan kita untuk mengembangkan kesadaran dan menjaga keluhuran dalam setiap posisi, baik berdiri, berjalan, duduk, maupun berbaring sebelum terlelap.

Jika Anda ingin merasakan keindahan spiritual Patung Buddha Tidur tanpa harus pergi ke Thailand, kunjungilah Vihara Dharma Shanti di Tanjung Uban, Bintan. Di tempat ini, Anda akan terpesona oleh keindahan patungnya, ketenangan yang ditawarkan, serta kesempatan untuk mengalami pesona budaya dan alam Pulau Bintan.

(RUL)

Editor : Nurjali

 6,061 total views,  10 views today

About the Author

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan

Kabupaten Bintan Merupakan destinasi Wisata kelas dunia yang mempunyai keindahan alam, keragaman hayati, keunikan wisata budaya, kearifan lokal yang terpelihara sehingga sangat menarik untuk dikunjungi, Setelah sukses menggelar beberapa event olahraga dunia, Bintan akan semakin giat untuk mengadakan event wisata lainya untuk meningkatkan kunjungan Wisatawan maupun Wisnus.

You may also like these

Follow us on Instragram

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Bintan #DisbudparBintan #LiburanDiBintanAja #BintanBreathtakingJourney

Translate »
 

depo 25 bonus 25

scatter hitam

rujak bonanza

slot qris

spaceman