logo

Pulihkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kemenparekraf jalankan Program (Gerakan Bisa) di Bintan

Bintan. Destinasi Wisata menjadi salah satu sektor pariwisata yang menarik wisatawan. Sosialisasi adaptasi kebiasaan baru pun dilakukan di sana. Di tengah pandemi COVID-19, Kemenparekraf/Baparekraf kian aktif menyuarakan program Cleanliness, Health and Safety (CHS) yang masuk bagian adaptasi kebiasaan baru (New Normal) melalui (Gerakan Bisa).

Kegiatan Gerakan Bersih, Indah, Sehat dan Aman ( Gerakan Bisa ) merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia untuk melaksanakan progaram semacam padat karya dalam upaya mitigasi dampak Corona Virus Disease 2019 ( Covid 19 ) disektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kegiatan ini dilaksanakan dikawasan Pantai dugong Kabupaten Bintan km 52 Bintan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan Wan rudi Iskandar mengatakan kegiatan ini, merupakan rangkaian gotong royong untuk mengatasi dampak Covid-19, menciptakan suatu kondisi bersih dan aman dalam fase new normal kedepannya.

Dampak Covid-19 yang membuat para pelaku wisata dan destinasi wisata menurun dalam mata pencahariannya,maka dengan adanya kegiatan ini semoga kedepannya masyarakat maupun pelaku wisata menciptakan edukasi kebersihan dan kenyamanan dalam berwisata, ujarnyaā€¯.

Beliau mengharapkan program ini tetap berjalan, baik dirumah maupun tempat umum dalam menciptakan budaya kebersihan dan sebagai upaya untuk membangun dukungan dan partisipasi masyarakat. Karena Bintan sebagai kabupaten yang memiliki potensi pariwisata di Provinsi Kepulauan Riau.

Melalui penyelenggaraan Kegiatan Gerakan Bersih, Indah, sehat dan Aman (Gerakan Bisa), diharapkam menjadi momentum para stakeholder Pariwisata (pemerintah,industri pariwisata, dan masyarakat) agar mendukung destinasi pariwisata untuk mengatansipasi tatanan kehidupan baru pasca Covid-19.

 543 total views,  2 views today

Comments are closed.