logo

Siap-siap, Tour de Bintan 2019 Kembali Hadir

Kamu berencana ke Pulau Bintan, Kepulauan Riau (Kepri)? Sebaiknya tandai 29-31 Maret 2019. Karena, ada Tour de Bintan 2019 yang siap digelar. Seluruh destinasi wisata yang keren juga siap menyapa setiap tamu yang datang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik penyelenggaran event sport tourism kelas internasional ini. Baginya, gelaran sport tourism sangat efektif dalam mempromosikan pariwisata berbagai daerah di Indonesia.

“Event seperti ini efektif karena nilai media value atau media branding-nya tinggi. Media value yang didapat minimal bisa dua kali lipat dari direct impact turis yang datang,” ujar Menpar Arief Yahya, Selasa (1/1).

Mengapa indirect atau media value lebih besar? Karena promosi Bintan, Lagoi, dan Wonderful Indonesia, dilakukan media-media dalam dan luar negeri. Ada value yang memang diinvestasikan kembali untuk memperbesar brand.

“Dan itu dilakukan secara massif sejak pra event, on even dan post event. Ini yang luar biasa,” ungkap Menpar Arief Yahya.

Tour de Bintan dijamin bakal seru. Lagoi bay serta kijang disiapkan menjadi lintasannya. Di event ini semua peserta bisa berkompetisi sambil menjelajah destinasi wisata keren.

“Kalau Tour de Bintan sudah siap. Pesona Lagoi Bay sudah tidak diragukan lagi. Lagoi bay sudah mendunia namanya. Di Tour de Bintan 2019, pesona itu akan kembali kita expose,” kata Kepala Dinas Pariwisata Bintan Luki Zaiman Prawira.

Tour de Bintan 2019 bakal memberikan pengalaman luar biasa. Berbagai destinasi dengan pemandangan indah akan disajikan. Kawasan Kijang misalnya, memiliki gedung-gedung unik seperti Gedung Tanjak dan masjid yang indah.

“Tidak hanya pemandangannya yang indah, jalannya juga cukup baik menjadi jalur lintasan pesepeda,” kata Luki.

Pembukaan lomba akan dimulai dengan kategori Individual Time Trial sepanjang 17 kilometer. Rute yang memutari kawasan wisata Lagoi Bay tersebut bakal memanjakan mata para rider. Resort mewah, lapangan golf kelas dunia, pusat pertokoan modern berbalut alam yang asri hadir memanjakan para rider.

“Setelah menjelajah Lagoi Bay, keesokan harinya, seluruh rider langsung menjelajah etape I dengan melintasi jalur sepanjang 144 km,” ungkap Luki.

Setelah start dari Simpang Lagoi, peserta akan diajak melibas kawasan pariwisata Trikora, Berakit, Kawal dan Bintan Buyu, sebelum finish di Simpang Lagoi. Di sini, lagi-lagi para peserta akan dimanjakan dengan suguhan panorama yang keren. Nuansa pantai berpasir putih, hutan yang asri serta perkotaan bakal menemani para rider sepanjang jalur perlombaan.

“Di jalur ini juga akan melewati batu-batu besar yang menakjubkan di sepanjang Pantai Trikora,” tambah Luki.

Setelah itu ada Etape II. Jalur sepanjang 111 kilometer telah menunggu untuk ditaklukkan. Setelah start dari Nirwana Garden’s, peserta akan kembali diajak menikmati keindahan Gunung Bintan, Busung, Tanjunguban dan Sekera, sebelum finish di Nirwana Gardens.

“Untuk kategori Discovery, rutenya sejauh 55 Kilometer. Start-nya dimulai dari Bandar Bentan Telani dan mengambil finish di Nirwana Gardens. Dijamin keren. Ada panorama pantai, bukit, perkotaan dan hutan yang bakal menemani sepanjang perlombaan,” pungkas Luki.

Tour de Bintan sendiri menjadi satu-satunya di Indonesia yang masuk calender UCI kategori Granfondo dan bagian dari series UCI GF 2019.

Tidak hanya itu, Tour de Bintan juga sudah masuk dalam kalender balap sepeda ICF/ ISSI.

Deputi Pengembangan Pemasaran I Rizki Handayani Mustafa menambahkan, Tour de Bintan akan membawa berkah. Selama tiga hari digelar, merupakan panen raya bagi Kabupaten Bintan.

“Hotel-hotel penuh, rumah makan laris manis hingga masyarakat merasakan langsung dampak perekonomiannya. Bayangkan, 1.000 lebih pebalap dari 42 negara datang ke kawasan yang berseberangan dengan Singapura itu,” ujar Rizki, didampingi Kabid Pemasaran Area 2 (Sumatera) Asdep Pemasaran I, Kiagoos Irvan Faisal.

Itu belum termasuk, tenaga medis, mekanik dan tenaga logistik yang biasa dibawa peserta lomba balap sepeda. Iven ini juga dihadiri puluhan media yang juga termasuk media internasional.

“Jika ditotal dengan crew dan keluarga pebalap untuk Tour de Bintan tahun ini, bakal ada 5.000  wisatawan di Kabupaten Bintan. Kita asumsikan saja, apabila satu peserta membelanjakan uang Rp3 juta rupiah. saya perkirakan jumlah uang  yang beredar di Bintan mencapai Rp15 miliar,” tambah Rizki.

Ketua Pelaksana Calendar of Event Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty sangat optimis Tour de Bintan bakal banjir wisatawan.

“Pada pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, Tour de Bintan selalu mampu mendatangkan banyak wisatawan mancanegara. Pengalaman tersebut akan menjadi modal untuk pelaksanaan tahun berikut,” paparnya.www.genpi.co

714 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Comments are closed.