logo

Kapal Pesiar Terbesar Dunia Bawa Turis ke Bintan

BINTAN – Kapal pesiar terbesar di dunia Royal Caribbean Cruise akan berlabuh dan membawa ribuan turis ke Bintan, Kamis (2/5) pekan depan. Bintan menjadi daerah destinasi yang dikunjungi pertama di Indonesia.

Tahun 2018 lalu, BRC Lagoi dan Pemkab Bintan membuat kerja sama dengan kapal pesiar Dreams Cruise. Kapal dengan rute dari Singapura menuju sejumlah negara ASEAN. Sekarang, kapal pesiar terbesar di dunia Royal Caribbean Cruise akan berlabuh di perairan Bintan.

Kapal berkantor pusat di Miami ini akan membawa 4 ribuan turis, pada saat pertama masuk ke Lagoi, Bintan yang dijadwalkan 2 Mei nanti. Selanjutnya akan membawa 5 ribuan turis, per minggu.

Bupati Bintan H Apri Sujadi mendengarkan penjelasan Angie Stephen pada pertemuan tersebut. Dihadiri Wan Rudi, Hasfarizal Handra, Abdul Wahab dan instansi terkait.

Sebelum membawa ribuan turis ke Bintan, manajemen kapal pesiar Royal Caribbean Cruise mengadakan silaturahmi dengan Bupati Bintan H Apri Sujadi, Rahmat Hidayat perwakilan dari Kemenko Kemaritiman, Kadisbudpar Bintan Wan Rudi Iskandar, serta Kepala DPMPTSP Hasfarizal Handra, di Kantor Bapelitbang Bintan, Selasa (23/4) siang.

Dalam pertemuan ini hadir manajemen Royal Caribbean Cruise Angie Stephen selaku AVP Managing Director Asia Pacific, dan James Ngui selaku Port Operation Manager – South East Asia, GGM BRC Lagoi Abdul Wahab dan sejumlah instansi terkait lainnya.

“Konsepnya hampir sama dengan Dreams Cruise. Kapal pesiar terbesar di dunia, Royal Caribbean Cruise ini berlabuh di perairan Bintan, kemudian naik ke daratan pariwisata Lagoi,” kata Abdul Wahab, GGM PT BRC Lagoi, dalam pertemuan tersebut.

Abdul Wahab menuturkan, para turis akan menikmati pariwisata alam di Bintan, seperti kawasan Lagoi, Tanjunguban, Trikora sampai ke Kota Tanjungpinang. Untuk administrasi berlabuhnya kapal ini, sudah dikoordinasikan dengan semua pihak terkait.

“Trip pertama, kapal ini akan membawa 4 ribu turis dari 30 negara, pada tanggal 2 Mei, pekan depan. Selanjutnya, bisa mencapai 5 ribuan turis yang dibawa ke Bintan, setiap minggunya,” sebut Abdul Wahab.
H Apri Sujadi menyambut baik kerja sama dan bisa bertemu dengan manajemen kapal pesiar Royal Caribbean Cruise ini.

“Sebelumnya, kita menerima Dreams Cruise yang dari Singapura. Ini masih berjalan. Sekarang ada kapal pesiar yang lebih besar lagi, tentu kami senang dan menyambut baik,” jelas H Apri Sujadi.

Apri Sujadi berharap, agar disediakan kapal yang memadai pengangkut turis dari lokasi labuh di tengah laut ke pelabuhan BBT Lagoi.
Menurutnya, pengalaman sebelumnya, kapal pengangkut turis dari kapal utama ke pelabuhan, jauh dari yang diharapkan. Dikhawatirkan akan mengganggu pelayanan terhadap turis.

“Kami berharap, agar kapal pengangkut turis dari Royal Caribbean Cruise ke pelabuhan BBT Lagoi, kapal yang lebih layak. Biar turis senang dan aman,” pinta bupati.

Selain itu, lanjutnya, kehadiran turis melalui kapal pesiar Royal Caribbean Cruise ini bisa memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat. Contohnya, turis di bawa ke perkampungan masyarakat di Seienam dan kampung-kampung wisata lainnya. Di sana, para turis membeli kuliner yang dijual masyarakat Bintan.

Begitu juga dengan penyambutan turis, kata H Apri Sujadi, mesti menampilkan seni budaya yang oleh sanggar-sanggar lokal di Bintan. Mengenai biaya untuk sanggar ini, tentunya bisa dibicarakan.

“Untuk jangka panjangnya, kami juga minta agar pihak BRC menggesa pembangunan kamar hotel. Sehingga, daya tampung turis di Bintan lebih memadai. Selama ini, kita kan selalu kekurangan kamar hotel untuk menerima kunjungan turis. Terutama pada agenda pelaksaan event sport tourisme,” tambah H Apri Sujadi.

Angie Stephen selaku AVP Managing Director Asia Pacific Royal Carribbean Cruise mengucapkan, terima kasih kepada Pemkab Bintan yang bersedia dan memberikan kemudahan kerja sama tersebut. Ia berharap agar turis yang tiba di Bintan, diberikan pelayanan terbaik. Sehingga, hal ini menjadi daya tarik bagi turis, untuk datang lebih banyak lagi ke Bintan, di waktu mendatang.

“Bintan merupakan daerah destinasi pertama di Indonesia. Pulau Bintan menjadi model bagi turis maupun manajemen Royal Carribbean Cruise, sebelum mengunjungi Bali maupun daerah wisata di Indonesia lainnya, serta beberapa negara Asia Tenggara” jelasnya.

Untuk teknis pengangkutan turis dari kapal ke daratan, Angie mengungkapkan, pihak Royal Carribbean Cruise sudah menyediakan delapan kapal pendampingi berkapasitas 200 orang. Dari delapan armada itu, ada enam kapal yang dioperasikan, untuk membawa turis ke pelabuhan BBT Lagoi.

“Untuk pertama ini, kami bawa 4 ribu turis ke Bintan. Ini yang pertama ke Indonesia. Kami senang dengan pelayanan pemerintahan di sini, terima kasih,” tutup Angie. (fre)/http://tanjungpinangpos.id

875 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Comments are closed.